Pengertian Lemah Syahwat Dan Cara Mengobatinya
Lemah syahwat yang banyak diderita oleh kaum pria merupakan bagian dari apa yang disebut dengan disfungsi ereksi. Atau dalam bahasa yang lebih popular diistilahkan dengan impotensi. Ganguan seksual ini umumnya terjadi pada kaum pria. Penyakit ini akan sangat berpengaruh pada kehidupan seksual. Pria yang menderita lemah syahwat akan merasa tidak bahagia dalam kehidupan seksualnya.
Mungkin Anda bertanya apa yang menjadi penyebab lemah syahwat tersebut. Ada banyak hal yang bisa menyebabkan penyakit impotensi atau lemah syahwat. Beberapa diantaranya adalah sebagai berikut:
- Pola makan yang tidak teratur dan tidak terjaga
- Kebiasaan melakukan masturbasi atau onani
- Faktor traumatic
- Faktor pikiran dan psikis
- Memiliki riwayat penyakit kronis seperti diabetes
- Gaya hidup yang tidak sehat seperti merokok, minum alcohol dan sebagainya.
Beberapa hal penyebab lemah syahwat di atas banyak dialami kaum pria sehingga disfungsi ereksi tidak bisa dielakkan lagi. Lemah syahwat akan membuat kaum pria merasa minder sewaktu akan berhubungan intim dan merasa rendah terhadap pasangannya. Ia pun akan merasa dirinya tidak mampu menjadi seorang lelaki seutuhnya yang di idam idamkan pasangannya
Untuk mengatasi masalah impotensi atau lemah syahwat tersebut, orang-orang sering memilih ramuan tradisional,obat herbal, atau sering sekali menggunakan obat kuat yang banyak beredar di pasaran. Namun demikian, Anda harus berhati-hati dalam memilih ramuan yang tepat untuk solusi masalah seksual Anda. Kesalahan memilih obat kuat akan menimbulkan resiko kesehatan. Tak hanya itu, banyak pria yang akhirnya ketergantungan terhadap obat tertentu karena mereka tak selektif memilih obat kuat yang baik dan aman bagi kesehatan di awal penggunaannya.
Cara Mengobati Lemah syahwat
Pengobatan yang dilakukan pada lemah syahwat pada pria untuk terapinya maka yang menjadi sasaran dalam terapi adalah ereksi penis.Dan selain itu berdasarkan dari sasaran yang akan dilakukan terapi, maka tujuan yang paling utama dari terapi adalah untuk membantu meningkatkan kualitas dan juga kuantitas dari ereksi pada penis yang lebih nyaman saat sedang melakukan hubungan seksual. Dan kualitas yang dimaksud disini adalah kemampuan dalam mendapatkan dan untuk menjaga ereksi. Sedangkan pada kuantitas yang dimaksudkan disini adalah berapa waktu yang memang diperlukan untuk bisa menjaga ereksi agar tetap dalam keadaan kuat ( waktu untuk setiap orang biasanya berbeda dalam bisa mendapatkan kepuasan orgasme, tidak adanya waktu normal dalam ereksi yang terjadi).
Dan sebelum Anda memilih jenis terapi apa yang cocok, maka harus diketahui mengenai penyebab serta faktor resiko pada pasien yang bisa berperan untuk bisa mengakibatkan disfungsi ereksi muncul. Hal ini biasanya berhubungan dengan adanya beberapa penyebab dari terjadinya disfungsi ereksi atau yang berhubungan. Dan dengan begitu, jika memang diketahui mengenai penyebab masalah impotensi yang benar maka akan bisa diberikan juga terapi disfungsi ereksi yang tepat. Terapi yang dilakukan pada disfungsi ereksi adalah dibedakan mnejadi dua jenis yakni adalah terapi tanpa obat yang dilakukan dengan menerapkan pola hidup yang sehat serta dengan menggunakan alat vakum ereksi serta terapi menggunakan obat atau farmakologis.
Yang harus pertama kali dilakukan pada pasien adalah mereka harus menerapkan pola hidup yang sehat.Dan beberapa cara yang dilakukan adalah melakukan olahraga, mengonsumsi menu makanan yang sehat misalnya adalah seperti asam amino, arginin, bioflavonoid, seng, vitamin C dan E serta makanan yang mengandung serat tinggi, sebaiknya kurangi dan hindari merokok dan minum-minuman yang mengandung alkohol. tetaplah jaga kondisi kolesterol Anda di dalam tubuh agar tetap dalam keadaan normal, kurangi berat badan Anda hingga mencapai ukuran yang normal dan sebaiknya kurangilah stress Anda. Jika dengan cara pola hidup sehat Anda sudah bisa mengalami suatu peningkatan dalam kepuasan ereksi maka biasanya pasien tidak membutuhkan terapi obat atau tidak perlu menggunakan vakum ereksi lagi.
Selain itu, terapi obat yang dilakukan pada penyakit lemah syahwat pada pria adalah dengan menggunakan golongan phosphodiesterase inhibitor5 jenis sildnafil, verdenafil, dan tadalafil, selain itu alprostadil yang digunakan dengan cara disuntikkan papda penis intracavernosal dan kemudian dimasukkan ke dalam ureter intrauretral, papaverine, trazodone, dengan menggunakan testosterone replacing hormone. Biasanya obat yang digunakan sebagai salah satu pilihan terapi disfungsi ereksi adalah sildenafil. Disfungsi ereksi yang bersifat temporer biasanya sering terjadi dan hal ini biasanya bukan menjadi suatu masalah yang serius. Namun tetapi, jika disfungsi ereksi yang terjadi menjadi persisten, maka efek psikis yang menjadi lebih signifikan lagi. Disfungsi ereksi akan menyebabkan terjadinya gangguan pasangan suami istri dan bisa mengakibatkan depresi pada pasien tersebut.






